PayLater (Dana Talangan) Traveloka, OVO, dan Gojek dengan Bunga dan Tanpa Bunga

Cafe Skripsi - Belakangan ini sekitar 1 tahun sampai 1,5 tahun terakhir muncul yang namanya fenomena orang bisa belanja apapun tanpa harus memiliki uang disaat itu. Istilahnya yaitu belanja dengan cara berhutang. Pada dasarnya belanja dengan cara berhutang itu umum terjadi, baik di toko tradisional maupun modern tetapi yang unik kali ini yaitu hutang dengan cara digital. Pelanggan atau konsumen saat ini menyebutnya dengan istilah PayLater. Belanja dengan cara berrhutang di era sekarang memiliki nama keren yaitu dana talangan atau sebutan lain PayLater.
Fenomena PayLater menurut artikel yang dimuat oleh kompas.com (22/05/2019) yang ditulis oleh jurnalis Ambaranie Nadia Kemala Movanita dijelaskan bahwa fitur Paylater diketahui digunakan oleh dua aplikasi terkenal di indonesia yaitu Traveloka dan OVO. Traveloka dan OVO memberikan dana talangan bagi pelanggan untuk berbelanja dengan skema angsuran bulanan dengan jangka waktu 1 – 12 bulan untuk Traveloka dan kelipatan 3 bulan untuk OVO. Kemudahan yang diberikan oleh kedua aplikasi besar tersebut dalam memberikan dana talangan yang disebut PayLater juga memiliki bunga yang hampir sama dengan pemilik atau pengguna (user) kartu kredit pada umunya perbankan konvensional.

Baca: 9 Software Analisis Data Statistik

Bunga yang diberikan oleh aplikasi OVO hampir sama dengan pemilik kartu kredit yang umunya diterapkn oleh bank yaitu 2,9 persen perbulan dengan limit paling tinggi 10 juta. Pengguna atau pemilik akun OVO akan mendapatkan notifikasi setiap tanggal 27 pada bulan berjalan dan harus dibayarkan pada tanggal 1 bulan berikutnya. OVO dalam menjalankan salah satu layanannya yaitu PayLater memiliki syarat dan ketentuan berlaku yang mereka terapkan bahwa pengguna harus membayar minimal 50 persen dari total penggunaan dana, apabila tidak dibayarkan maka akan dibekukan kredit limitnya.

Tidak jauh beda aplikasi Traveloka juga menerpakan hal yang sama dalam menerapkan bunga. Adapun bunga yang diberikan oleh Traveloka yaitu 2,14 – 4,78 persen perbulan dengan limit transaksi yaitu 50 juta. Traveloka memiliki metode sedikit berbeda dengan OVO untuk penerapan pembekuan atau denda jika dana talangan tidak segera dibayarkan setelah 30 hari jatuh tempo, Traveloka PayLater menerapkan biaya tambahan (extra charges) atau denda yang harus dibayar pengguna sebesar 5 persen dari total tagihan yang belum dibayarkan.
Sebenarnya selain Traveloka dan OVO, ada juga aplikasi lain yang sudah menerapkan PayLater yaitu Gojek. Gojek memberikan limit transaksi maksimal pemakaian sebesar 500rb tanpa bunga tetapi pengguna akan dikenakan biaya berlangganan sebesar Rp 12.500 per bulan.