Pertumbuhan Ekonomi - Analisis Faktor yang Mempengaruhi Impor Kedelai di Indonesia

Perdagangan saat ini sudah berada pada posisi titik puncak (global) dan merupakan aspek terpenting dalam membangun peradaban ekonomi di setiap Negara seluruh dunia. Perdagangan global mengemban misi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di suatu negara. Hubungan yang saling memberikan dampak antara negara satu dengan negara yang lainnya sehingga dapat tercipta perekonomian dalam negeri dan luar negeri yang baik dengan cara salah satunya yaitu pertukaran barang maupun jasa antar negara.

Tidak terbatasnya wilayah perdagangan di dunia dapat meningkatkan serta memperluas pangsa pasar ke negara seluruh dunia. Perdagangan antar negara seluruh dunia inilah yang merupakan dasar dari munculnya proses globalisasi yang bertitik pusat pada istilah yang dikenal dengan perdagangan internasional.

Perdagangan internasional merupakan aktivitas pertukaran barang maupun jasa antar negara-negara tidak lagi menggunakan mata uang negara tertentu saja, namun menggunakan mata uang yang dapat diterima dan menjadi alat nilai tukar yang diakui semua negara seluruh dunia. Salah satunya dengan menakar nilai (value) harga dari mata uang negara tertentu terhadap mata uang negara lainnya.

Nilai tukar merupakan inti (core) pertukaran barang maupun jasa yang memainkan peranan sentral dalam aktivitas perdagangan internasional, karena nilai tukar menjadi cara dalam membandingkan atau mengukur satuan harga atas barang maupun jasa yang telah dihasilkan oleh berbagai negara seluruh dunia.

Nilai tukar (exchange rate) menjadi alat terpenting untuk mengukur kondisi dan posisi ekonomi suatu negara seluruh dunia. Pertumbuhan nilai (value) mata uang yang stabil pada suatu negara tertentu didunia dapat menjadi tolok ukur dalam menunjukkan kondisi ekonomi yang baik atau stabil.

Fenomena pertumbuhan ekonomi global dan berbarengan dengan bertambahnya kebutuhan barang maupun jasa di masyarakat dunia menuntut semua pihak harus memahami apa yang menjadi inti kebutuhan manusia yaitu bahan pangan. Bahan pangan yang menjadi konsumsi manusia saat ini haruslah mengandung zat-zat bergizi. Salah satu zat penting dalam kebidpan manusia yaitu zat protein, Zat protein dapat diekstrak atau diperoleh dari berbagai macam tumbuhan seperti; kacang-kacangan maupun kedelai.

Rata-rata konsumsi per kapita dalam seminggu untuk beberapa bahan makanan salah satu komoditas pangan penting di Indonesia adalah kedelai. Kedelai merupakan sumber gizi dan protein bagi manusia serta sebagai kebutuhan pangan utama setelah beras dan jagung. Gizi tinggi yang terdapat didalam sari kedelai serta harga kedelai dipasaran yang relatif terjangkau oleh semua lapisan masyarakat merupakan salah satu alasan logis.

Kedelai saat ini menjadi salah satu bagian dari bahan olahan pangan penting dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, seperti; tahu, bermacam-macam saus, penyedap rasa, juga dapat diolah menjadi kecap, tempe, susu kedelai, tepung kedelai, maupun minyak-minyakan. Namun, kedelai tidak hanya sebagai bahan olahan pangan komoditas semata juga merupakan bahan utama industri pakan ternak. Seiring naiknya jumlah penduduk di Indonesia juga membawa konsekuensi selaras yaitu naiknya permintaan kedelai sebagai kebutuhan pangan.